Makalah Pengelolaan Ruang Perpustakaan

Posted: Juni 24, 2014 in Info Pendidikan
Tag:, , , , , , ,

PENGARUH PENGELOLAAN RUANG PERPUSTAKAAN  TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

DI SEKOLAH DASAR

 

Makalah ini disusun

untuk memenuhi tugas mata kuliah Adm & Supervisi Pendidikan

Dosen Pengampu : Dra. Hj. Aswarni Sujud, M. Sc

 

Image

 

 

Disusun oleh:

Himawan Agus Candra

NPM 11144600021

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

2014

 

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa  yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya  sehingga penyusunan tugas ini dapat diselesaikan.

 

Tugas ini disusun untuk diajukan sebagai  tugas mata kuliah Administrasi dan Supervisi Pendidikan dengan judul “Pengaruh Pengelolaan Ruang Perpustakaan terhadap Prestasi Belajar Siswa di Sekolah Dasar”  di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta.

 

Terima kasih disampaikan kepada Ibu Dosen mata kuliah Administrasi Supervisi Pendidikan Dra. Hj. Aswarni Sujud, M. Sc yang telah membimbing dan memberikan kuliah demi lancarnya tugas ini.

 

Demikianlah tugas ini disusun semoga bermanfaat, agar dapat memenuhi tugas mata kuliah Profesi Kependidikan.

 

 

 

 

Yogyakarta, Juni 2014

Penyusun

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

 

HALAMAN JUDUL ………………………………………………………………………………………………… i

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………………………………… ii

DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………………………………. iii

BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………………………………………………… 1

  1. Latar Belakang ………………………………………………………………………………………….. 1
  2. Perumusan Masalah ……………………………………………………………………………………. 1
  3. Tujuan ……………………………………………………………………………………………………… 2

BAB II PEMBAHASAN …………………………………………………………………………………………. 3

  1. Pengertian Sarana dan Prasarana Perpustakaan……………………………………………… 3
  2. Macam-Macam Jenis Sarana dan Prasarana Perpustakaan………………………………… 3
  3. Fungsi dan Kegunaan Sarana dan Prasarana………………………………………………….. 5
  4. Cara Pengaturan Sarana dan Prasarana Perpustakaan………………………………………. 6
  5. Pemeliharan Sarana dan Prasarana Perpustakaan…………………………………………….. 7
  6. Pengelolaan Prasarana Ruang Perpustakaan…………………………………………………… 9

BAB III PENUTUP ……………………………………………………………………………………………….. 12

  1. Kesimpulan …………………………………………………………………………………………….. 10

DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………………………………….. 13

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang Masalah

Pada zaman ini yaitu era globalisasi yang memungkinkan banyak akses untuk mencari informasi dari segala penjuru dunia salah satunya adalah perpustakaan yang sudah banyak didirikan. Dengan adanya perpustakaan kita juga dapat mencari, mengolah, ataupun menyimpan data yang kita butuhkan dengan perpustakaan digital. Dalam dunia pendidikan khususnya, perpustakaan dijadikan sebagai sarana informasi yang diperlukan sebagai sumber belajar maupun laboratorium belajar yang memungkinkan para tenaga pendidik dan peserta pendidik meningkatkan kualitasnya. Namun hal yang paling utama dalam mengoptimalkan fungsi perpustakaan adalah minat baca yang harus dimiliki seseorang dan juga manajemen perpustakaan yang dapat meningkatkan minat baca.

Namun pada kenyataannya tidak semua sekolah dapat menyelenggarakan perpustkaan sekolah dengan baik. Masih banyak kendala yang dihadapi oleh sekolah. Salah satunya buku-buku yang kurang memadai, penataan rak yang kurang rapi dan sebagainya. Kemudian apabila kita memasuki suatu perpustakaan sekolah, yang kita lihat pertama adalah jajaran buku dan bahan pustaka lain yang diatur secara rapih dirak buku, rak majalah, maupun rak-rak bahan pustaka lain. Bahan-bahan pustaka tersebut diatur menurut suatu system tertentu sehingga memudahkan bagi pengunjung untuk menemukan kembali bahan pustaka yang diperlukan.

Pengelolaan ruang perpustakaan sangatlah penting untuk menata ruang perpustakaan. Perpustakaan yang rapi dan bersih akan terlihat nyaman untuk membaca. Dengan ini akan meningkatkan minat siswa untuk mengunjungi perpustakaan. Penataan buku juga sangat penting untuk mempermudah siswa mencari buku yang dicari. Ruang perpustakaan yang indah,bersih dan nyaman memerlukan pengelolaan yang ekstra supaya tujuan yang dicapai tercapai.

 

  1. Rumusan Masalah
  2. Apa pengertian sarana dan prasarana perpustakaan?
  3. Sebutkan macam-macam jenis sarana dan prasarana perpustakaan?
  4. Fungsi dan kegunaan sarana dan prasarana perpustakaan ?
  5. Cara pengaturan sarana dan prasarana dalam perpustakaan ?
  6. Pemeliharaan saran dan prasara perpustakaan ?
  7. Tujuan
  8. Untuk mengetahui pengertian sarana dan prasarana perpustakaan.
  9. Memahami macam-macam jenis sarana dan prasarana dalam perpustakaan.
  10. Memahami fungsi kegunaan sarana dan prasaran perpustakaan.
  11. Memahami cara pengaturan sarana dan prasarana perpustakaan.
  12. Mengetahui cara pemeliharaan sarana dan prasarana perpustakaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

  1. Pengertian Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana perpustakaan adalah semua benda, barang dan inventaris yang menjadi milik perpustakaan dan digunakan untuk menunjang penyelenggaraan kegiatan perpustakaan.

Sarana menurut kamus bahasa Indonesia adalah segala sesuatu yangdapat dipakai, propaganda untuk mencapai maksud atau tujuan, alat media, syarat, upayadan sebagainya. Pengertian sarana tersebut juga ditunjang oleh pendapat dari Winarno Surakhmad, beliau mengemukakan bahwa sarana adalah sesuatu yang dapat dipergunakanuntuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan prasarana adalah segala sesuatu yang dapatmenunjang terlaksananya suatu kegiatan.

Dalam sebuah lembaga pendidikan, perpustakaan tidak berbeda dengan lembagayang lain yang tentu saja membutuhkan sarana dan prasarana untuk menunjangkeberlangsungan lembaga tersebut, yang membedakan dengan institusi lain bagi perpustakaan terkait dengan penyediaan sarana dan prasarana adalah bahwa perpustakaan memiliki fungsi pendidikan, pelestarian, informasi, dan rekreasi bagi pemustaka

Adapun yang dimaksud dengan sarana dan prasarana bagi sebuah perpustakaan meliputi gedung, perabot, dan peralatan. Prasarana perpustakaan adalah fasilitas yang mendasar/ penunjang utama terselenggaranya perpustakaan antara lain berupa lahan dan bangunan atau ruang perpustakaan. Sedangkan sarana perpustakaan adalah peralatan atau perabot yang diperlukan untuk mempermudah pelaksanaan tugas perpustakaan antara lain berupa peralatan ruang pengolahan, peralatan ruang koleksi, peralatan ruang pelayanan, peralatan akses informasi, dll

 

  1. Macam-Macam Jenis Sarana dan Prasarana Perpustakaan

v  Meja Sirkulasi memiliki desain khusus, biasanya desainnnya disesuaikan denganaktivitas di sirkulasi dan kebutuhan perlengkapan untuk mendukung layanan ini. Meja sirkulasi pada umumnya didesain khusus dengan kapasitas daya tamping buku dan berkas-berkas lainnya dalam jumlah yang banyak. Meja sirkulasi biasanya terdiri dari beberapa meja yang memungkinkan menunjang aktivitas layanan secara optimal.

v  Meja Baca sangat dibutuhkan oleh perpustakaan. Meja baca ada bermacam-macam, ada yang berkapasitas untuk dua orang, kapasitas empat orang, dan bahkan untuk kapasitas 6 orang. Pemilihan jenis meja sangat tergantung dari luas ruangan perpustakaan.

v  Meja Kerja tidak begitu banyak dibutuhkan oleh perpustakaan, namun demikian meja ini sangat penting. Segala aktivitas perpustakaan dikendalikan dari meja kerja. Meja kerja berbeda dari meja sirkulasi, pada umumnya meja kerja adalah tunggal, dan meja sirkulasi terdiri dari beberapa meja dua atau tiga meja dengan desain khusus kemudian digabung menjadi satu.

v  Meja/Rak Atlas merupakan meja atau rak secara khusus digunakan untuk menempatkan atlas. Penempatan atlas biasanya diletakkan secara horizontal,karena atlas yang baik dan lengkap ukurannya beasr yaitu 50 cm x 70 cm. Karena ukurannya yang besar tersebut maka diperlukan rak atau meja khusus yang berbeda dengan rak penempatan buku.

v  Rak Buku atau juga lemari buku untuk menyusun buku-buku perpustakaan sekolah. Usahakan ukurannya disesuaikan dengan tinggi badan siswa sekolah yang dilayani. Rak buku biasanya terdiri dari dua sisi yang masing-masing sisi digunakan untuk penempatan koleksi yang dimiliki perpustakaan. Namun demikianada juga rak buku yang hanya satu sisi/satu muka. Rak yang satu muka biasanya ditempat merapat dengan dinding perpustkaan.

v  Rak Majalah berbeda dengan rak buku. Rak buku pada umumnya memiliki ketinggian 190 cm dengan empat sampai lima sap untuk penempatan buku, tetapi untuk rak majalah biasanya rendah terdiri dari 2 sap. Konstruksi yang rendah ini dimaksudkan untuk memudahkan pengguna mengambil koleksi yang dibutuhkan (jika layanan menggunakan sistem terbuka).

v  Rak Surat Kabar dapat dimanfaatkan untuk menempatkan surat kabar. Apabila surat kabar disusun dengan cara dilipat akan cepat rusak atau sobek. Untuk itu perlu rak khusus, yaitu rak surat kabar yang dapat dibuat dari kayu. Lebarnya disesuaikan dengan ukuran surat kabar. Rak surat kabar ini dilengkapi dengan alat penjepit (stick) yang panjangnya 36 inci. Alat penjepit ini harus dibuat sedemikian rupa sehingga surat kabar mudah dipasang dan dilepaskan.

v  Almari Kabinet digunakan untuk menunjang kelancaran kerja. Berkas-berkas dan arsip perpustakaan biasanya disimpan di almari kabinet.

v  Almari Katalog atau disebut juga kabinet katalog digunakan untuk menyimpan kartu katalog. Besarnya lemari katalog sesuai dengan jumlah laci katalog,sedangkan tingginya sesuai dengan tinggi badan siswa. Setiap laci catalog dilengkapi dengan alat penusuk kartu atau stang agar kartu-kartu tidak mudah dicabut keluar atau diambil. Apabila perpustakaan sekolah sudah maju, dimana jenis kartu catalog yang dibuat bermacam-macam, sebaiknya untuk satu jenis katalog (misalnya katalog judul) disediakan satu lemari katalog. Di atas lemari katalog tersebut diberi tulisan “Katalog Judul”.

v  Kereta Buku biasanya sangat dibutuhkan di perpustakaan sekolah yang besar. Kegunaannya adalah untuk mengangkut buku-buku yang dikembalikan oleh siswa,yaitu dari meja sirkulasi ke rak buku atau mengangkut buku yang telah diproses yaitu dari bagian “processing” ke rak buku. Kereta buku harus kuat sehingga dapat mengangkut buku-buku yang jumlahnya banyak. Kereta buku sebaiknya menggunakan roda.

v  Papan Display adalah suatu papan yang dapat digunakan untuk memamerkan informasi buku yang baru datang. Melalui papan display ini dapat ditempelkan daftar buku yang baru dimiliki oleh perpustakaan. Dengan demikian siswa atau pengguna mengetahui buku-buku baru.

v  Meja dan Kursi Belajar untuk siswa yang akan membaca atau belajar di perpustakaan. Meja dan kursi belajar harus kuat, menarik, dan enak dipakai.Meja dan kursi belajar dapat dibuat dari kayu yang berkualitas tinggi sehingga tidak mudah rusak. Agar menarik sebaiknya meja dan kursi semuanya seragam, baik warnanya maupun bentuknya. Bagian bawah meja tidak tertutup sehingga siswayang belajar tidak merasa panas. Meja dan kursi belajar harus dibuat sedemikian rupa sehingga siswa yang sedang membaca atau belajar tidak terganggu oleh siswa yang lain. Ukuran kursi lebar dan tingginya sesuai dengan keadaan fisik siswa

 

  1. Fungsi dan Kegunaan Sarana dan Prasarana

Fungsi sarana prasarana untuk mencapai standarisasi pemakain secara maksimal. Pada dasarnya manajemen perlengkapan sekolah dilakukan dengan maksud agar semua fasilitas sekolah dalam keadaan kondisi siap pakai. Oleh sebab itu, manajemen perlengkapan sekolah dapat dikatakan berhasil bilaman fasilitas sekolah itu selalu siap pakai setiap saat, pada setiap seorang personel sekolah akan menggunakannya. Fungsinya antara lain

  • Fungsi Efisiensi

Dengan prinsip efisiensi semua kegiatan pengadaan sarana dan prasarana sekolah dilakukan dengan perencanaan yang hati-hati, sehingga bisa memperoleh fasilitas yang berkualitas baik dengan harga yang relatif murah. Dengan prinsip efisiensi berarti bahwa pemakaian semua fasilitas sekolah hendaknya dilakukan dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat mengurangi pemborosan. Maka perlengkapan sekolah hendaknya di lengkapi dengan petunjuk teknis penggunaan dan pemeliharaannya. Petunjuk teknis tersebut dikomunikasikan kepada semua personil sekolah yang di perkirakan akan menggunakannya. Selanjutnya, apabila dipandang perlu, dilakukan pembinaan terhadap semua personel.

  • Fungsi administrative

Di Indonesia terdapat sejumlah peraturan perundang-undangan yang berkenaan dengan sarana dan prarana pendidikan sebagai contoh adalah peraturan tentang inventarisasi dan penghapusan perlengkapan milik negara. Dengan prinsipa dministratif berarti semua perilaku pengelolaan perlengkapan pendidikan disekolah itu hendaknya selalu memperhatikan undang-undang, peraturan, instruksi, dan pedoman yang telah di berlakukan oleh pemerintah. Sebagai upaya penerapannya,setiap penanggung jawab pengelolaan perlengkapan pendidikan hendaknyamemahami semua peraturan perundang-undangan tersebut dan menginformasikankepada semua personel sekolah yang diperkirakan akan berpartisipasi dalam pengelolaan perlengkapan pendidikan

  • Fungsi Kejelasan Tanggung Jawab

Di Indonesia tidak sedikit adanya kelembagaan pendidikan yang sangat besardan maju. Oleh karena besar, sarana dan prasarananya sangat banyak sehingga manajemennya melibatkan banyak orang. Bilamana hal itu terjadi maka perlu adanya pengorganisasian kerja pengelolaan perlengkapan pendidikan.

 

  1. Cara Pengaturan Sarana dan Prasarana Perpustakaan
  • Penataan Meja dan Kursi Belajar

Bahan-bahan pustaka tidak semuanya dapat dibawa pulang, ada yanghanya dibaca di ruang perpustakaan, misalnya buku-buku referensi, majalah, suratkabar, buletin, jurnal semuanya hanya boleh dibaca di ruang perpustakaan. Oleh sebab itu diruang perpustakaan harus disediakan meja dan kursi belajar dengan aman, nyaman, dan tenang, meja dan kursi belajar harus ditata dengan sebaik-baiknya. Penataan meja dan kursi belajar yang baik diintegrasikan dengan tempat atau rak-rak buku.

Perpustakaan perlu juga menyediakan beberapa meja dan kursi belajar yang sengaja ditata untuk kepentingan belajar kelompok, diskusi kelompok, dan mengerjakan tugas-tugas kelompok. Sebaiknya meja dan kursi belajar kelompok ini ditata dan ditempatkan diruang-ruang tersendiri, yaitu ruang belajar kelompok agar tidak menggangu orang lain yang sedang belajar perorangan. Ruang belajar kelompok bisa dipakai oleh 5-15 orang. Seandainya tidak ada ruang-ruang kecil untuk belajar kelompok ini sebaiknya penempatannya agak jauh dari tempat belajar perorangan atau dibatasi oleh rak-rak buku sehingga suara kegaduhan yang mungkin timbul akibat diskusi tidak terlalu keras dan tidak terlalu menggangguorang lain yang sedang belajar perorangan. Meja dan kursi belajar untuk belajar kelompok harus ditata sedemikian rupa sehingga siswa yang belajar kelompok kohensif dan produktif.

  • Penataan Ruang Kerja Petugas

Dalam penyelenggaraan perpustakaan terdapat kepala perpustakaan, petugastata usaha, petugas teknis, dan petugas pelayanan pembaca. Selanjutnya perpustakaanharus dilengkapi dengan ruang atau gedung yang luas dan di dalamnya terbagi lagi menjadi beberapa ruang yang digunakan oleh petugas perpustakaan. Sehinggan petugas perpustakaan tersebut dapat dengan leluasa mengatur dan mengondisikan yang terdapat di dalam perpustakaan. Suatu tata ruang perlu diadakan perubahan tatanan sewaktu-waktu, mungkin karena ada tambahan petugas baru atau tambahan perlengkapan.

 

  1.  Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Perpustakaan

Dalam pemeliharaan ini ada dua cara kegiatan yang bisa ditempuh agar kondisi perpustakaan dengan segala fasilitas, perabotan dan perlengkapannya tetap dalam keadaan baik.

v  Tindakan Preventiv

Tindakan preventiv ini dimaksudkan untuk mencegah sebelum bahan atau koleksi perpustakaan termasuk segala fasilitas, dan perabotan serta perlengkapannya mengalamai kerusakan. Caranya antara lain sebagai berikut:

  1. Membersihkan secara rutin seluruh perabotan dan perlengkapan perpustakaan,termasuk keadaan ruangan yang harus selalu dalam keadaan bersih.
  2. Membungkus atau memberi sampul setiap buku yang dimiliki oleh perpustakaan.
  3. Mengatur ventilasi udara supaya tetap dalam keadaan normal, tidak terlalu dingin, dan tidak terlalu panas. Sinar matahari diusahakan supaya tidak langsung menembus ruangan perpustakaan.
  4. Membersihkan koleksi buku dan lainnya dengan menggunakan kebut pembersih atau dengan lap yang bersih.
  5. Memberi peringatan kepada para pengguna agar secara bersama-sama turut menjaga kebersihan dan kelestarisan perpustakaan.
  6. Memasang rambu-rambu peringatan diruang perpustakaan yang isinya memohon kepada pengunjung agar menjaga kebersihan dan keamanan.
  7. Tetap menjaga kerapihan letak buku-buku atau koleksi perpustakaan,termasuk perlengkapan dan perabotannya agar selalu dalam keaadaan siaga.

 

v  Tindakan Kuratif

Tindakan kuratif artinya perbaikan barang yang sudah terlanjur rusak. Tindakan perbaikan bisa dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:

  1. Melaksanakan penjilidan sederhana terhadap buku-buku yang rusak sebagian,seperti: misalnya kulit buku yang sobek sebagian, lepas dan kerusakan sejenisnya.
  2. Melaksanakan penyemprotan dengan menggunkan obat-obat anti serangga guna membunuh serangga pengganggu yang bercokol disela-sela buku dan bahan kolesi lain di perpustakaan.
  3. Mengganti bahan-bahan yang sudah rusak sekali dengan bahan yang baru terutama jika buku-buku tersebut banyak peminatnya.
  4. Meminta ganti rugi kepada pengguna perpustakaan yang dengan sengaja telah merusak atau menghilangkan koleksi milik perpustakaan.

 

 

 

 

  1. Pengelolaan Prasarana Ruang Perpustakaan
  2. Perencanaan Ruang Perpustakaan

Perpustakaan sekolah didirikan dengan tujuan untuk menyediakan sumber belajar bagi semua personalia sekolah agar terwujudnya tujuan kurikulum. Dengan pengertian perpustakaan sekolah harus mampu menyediakan berbagai jenis karya-karya tulis menurut kebutuhan kurikulum

  1. Perencanaan kebutuhan ruang perpustakaan dan luasnya ruang perpustakaan berdasarkan tipe sekolah. Untuk tipe sekolah C,ruang perpustakaan cukup berukuran 7m x 15m sedangkan sekolah type A perpustakaanya minimal berukuran 8 x 20 m.
  2. Perencanaan kebutuhan jenis buku dan jumlah buku berdasarkan jumlah siswa dan pemanfaatan buku. Koleksi kebutuhan buku menurut jenis dan jumlahnya harus dipersiapkan. Macam-macam koleksi buku :

1)      Menurut fisik

  • Media tercetak seperti buku, broklet, famlet, leaflet, dll.
  • Badan buku seperti : rekaman suara, slide, transparan, film.

2)      Menurut isi

  • Fiksi : buku-buku ilmu pengetahuan

4  Buku referensi : tidak boleh dipinjam untuk dibawa pulang

4  Buku bacaan umum : boleh dipinjam untuk dibawa pulang

  1. Perencanaan Sumber dana dan sumber buku untuk memperkaya koleksi. Untuk dana mengelola perpustakaan dapat diperoleh dari dana rutin, dana BP3.sedangkan koleksi buku dapat bertambah dengan cara sebagai berikut :

v  Pembelian ,membeli ke took

v  Hadiah dari instansi atau perorangan

v  Tukar-menukar dengan cara menukarkan anatara perpustakaan

v  Buku titipan diperoleh dengan cara pinjaman sementara dari perpustakaan lain.

v  Membuat sendiri, untuk menambah koleksi bila dapat membuat sendiri dengan cara mengumpulkan judul-judul artikel.

v  Sumbangan dari alumni.

 

  1. Perencanaan proses pengadaan buku

Pihak sekolah setiap tahun pelajaran membuat surat permohonan untuk mendapatkan buku kepada berbagai instansi antara lain :

  • Kantor wilayah depdikbud
  • Pusat perbukuan
  • Museum pusat /nasional
  • Pusat Pengembangan Bahasa
  • Kantor lainnya
  1. Perencanaan pembuatan catalog dan pengaturan operasional perpustakaan. Catalog merupakan pedoman atau petunjuk seluruh bahan sumber yang tersedia.pengaturan operasional perpustakaan ialah kepala sekolah menugaskan kepada guru untuk mengelola perpustakaan yaitu sebagai pustakawan. Tugas pustakawan :
  • Mengurus administrasi pengelolaan
  • Mengurus administrasi pelayanan
  • Mengurus administrasi pemeliharaan
  • Mengurus administrasi keanggotaan
  1. Perencanaan pendayagunaan dan perawatan perpustakaan

Pada sebuah perpustakaan koleksi yang ada harus dirawat dan dipelihara, misalnya dengan cara :

  • Koleksi agar tidak cepat rusak, sebaiknya sebaiknya dibungkus menggunakan pembungkus plastic.
  • Koleksi agar tidak cepat dimakan rayap, dengan cara mengisi kapur barus atau dengan penyemprotan obat anti rayap.
  1. Perencanaan inventaris buku dan pelaporan posisi buku perpustakaan.

Perlengkapan yang harus disiapkan untuk perencanaan inventaris perpustakaan adalah:

  • Buku inventaris atau buku induk
  • Cap inventaris
  • Cap perpustakaan sekolah
  • Perlengkapan lainya yang perlu.

 

 

  1. Organisasi Prasarana Ruang Perpustakaan

Pengelola perpustakaan adalah petugas untuk mengurus, merawat dan mengatur jalannya perpustakaan agar dapat berfungsi dengan baik dan dapat membantu sebagai sumber belajar siswa

Ruang perpustakaan hendaknya ditata sedemikian rupa sehingga setiap siswa/guru yang masuk ke ruangan perpustakaan merasa senang, aman dan nyaman perlengkapan diusahakan selengkap mungkin.

  1. Koordinasi Prasarana Ruang Perpustakaan

Hendaknya koordinasi antara petugas perpustakaan dengan semua guru mata pelajaran diharapkan guru-guru dapat memberi tugas yang dikerjakan dengan sumber belajar dari perpustakaan.

Setiap saat ruang perpustakaan harus bersih dan indah. Keamanan harus dijaga, tata tertib perpustakaan harus dapat dibaca oleh semua siswa yang masuk. Struktur organisasi, grafik keadaan buku dan lain-lain harus dipasang dengan baik.

Mengadakan studi banding ke berbagai perpustakaan lain untuk manambah wawasan dan keilmuan sangat diperlukan agar kita dapat mencontoh terhadap perpustakaan yang baik. Kegiatan lomba antar perpustakaan yang diharapkan oleh pemerintah.

  1. Pelaksanaan Prasarana Ruang Perpustakaan

Penggunaan ruang perpustakaan akan sangat tergantung kepada kemampuan dan ketrampilan tenaga pengelola perpustakaan dalam mengaturnya. Bagi ketrampilan yang aktif dan kreatif, maka dapat dipastikan ruang perpustakaan benar-benar bersih, indah dan menenangkansehingga mengundang siswa/guru untuk selalu masuk dalam ruang perpustakaan. Tenaga pustakawan harus benar-benar profesional dalam menangani pustakawan itu. Perabot dan perlengkapanya harus lengkap, atau dapat menampung siswa 20% dari jumlah siswa. Tata tertib dan perangkat lainya harus dipasang diruang perpustakaan demikian juga struktur organisasinya.

  1. Pengendalian/Pengawasan Prasarana Ruang Perpustakaan

Ruang perpustakaan agar benar-banar berfungsi maka harus diawasi dan dikontrol dengan tata tertib setiap saat. Pustakawan harus selalu menjaga dan melayani peminjam dengan struktur yang baik. Karena perpustakaan ini merupakan penunjang pendidikan mata  manakala perpustakaanya berjalan dengan baik hampir dapat dipastikan pendidikanya pun baik. Tenaga perpustakaan harus cukup mamadai profesional, artinya harus sering diikutsertakan dalam penataran perpustakaan.

 

BAB III

PENUTUP

 

  • Sarana dan prasarana perpustakaan adalah semua benda , barang dan inventaris yang menjadi milik perpustakaan dan digunakan untuk menunjang penyelenggaraan kegiatan perpustakaan
  • Macam-Macam Jenis Sarana dan Prasarana Perpustakaan
  • Meja Sirkulasi memiliki desain khusus, biasanya desainnnya disesuaikan dengan aktivitas di sirkulasi dan kebutuhan perlengkapan untuk mendukung layanan ini.
  • Meja Baca sangat dibutuhkan oleh perpustakaan. Meja baca ada bermacam-macam, ada yang berkapasitas untuk dua orang, kapasitas empat orang, dan bahkan untuk kapasitas 6 orang.
  • Meja Kerja tidak begitu banyak dibutuhkan oleh perpustakaan, namun demikian meja ini sangat penting.
  • Meja/Rak Atlas merupakan meja atau rak secara khusus digunakan untuk menempatkan atlas.
  • Fungsi dan Kegunaan Sarana dan Prasarana Perpustakaan
  • Cara Pengaturan Sarana dan Prasarana Perpustakaan
  • Penataan Meja dan Kursi Belajar
  • Penataan Ruang Kerja Petugas
  • Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Perpustakaan
  • Tindakan Preventiv
  • Tindakan Kuratif
  • Pengelolaan prasarana Ruang Perpustakaan
  • Perencanaan Ruang Perpustakaan
  • Organisasi Prasarana Ruang Perpustakaan
  • Koordinasi Prasarana Ruang Perpustakaan
  • Pelaksanaan Prasarana Ruang Perpustakaan
  • Pengendalian/Pengawasan Prasarana Ruang Perpustakaan

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

ü  Darmono,Manajemen dan Tata Kerja Perpustakaan Sekolah (Jakarta: Grasindo,2004), hlm. 210-212

ü  Ibrahim Bafadal, Pengelolaan Perpustakaan Sekolah (Jakarta: Bumi Aksara, 2006),hlm. 163-165

ü  Darmono, Manajemen dan Tata Kerja Perpustakaan Sekolah (Jakarta: Grasindo,2004), hlm. 214-216

ü  Pawit M Yusuf dan Yaya Suhendar, Pedoman Penyelenggaraan PerpustakaanSekolah (Jakarta:Kencana. 2010), hlm 119-122

ü  Sutarno NS, Manajemen Perpustakaan suatu pendekatan praktik (Jakarta : SagungSeto, 2006),hal 218

ü  http://hendrapgmi.blogspot.com/2012/10/Sekolah.html

ü  http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2257786- Prasarana/#ixzz2zVqkR3Wm

ü  http://semasajogja.wordpress.com/2009/10/10/ Sarana-dan-Prasarana-Perpustakaan

ü  http://www.academia.edu/6851163/Manajemen_Sarana_dan_Prasarana_Perpustakaan?login=&email_was_taken=true

ü  Suharsimi Arikunto, Lia Yuliana.2013. Manajemen Pendidikan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s