SEJARAH SINGKAT PERSADA FC

Posted: Desember 31, 2012 in Sport
Tag:,

Himawan A Chandra

PERSADA FC adalah klub sepak bola yang berada di Desa Sadangkulon, kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen. Sebelum bernama Persada, klub ini bernama Poetra Lawet FC.  Pada sekitar tahun 1984 klub ini terbentuk dan sebagai ketua Alm Habib Abdullah. Poetra Lawet memanfaatkan lapangan Bumi Anggawangsa yang berada di Desa sadangkulon disebelah utara Sungai Lukulo. Tim Putra Lawet ini beberapa kali mengadakan pertandingan di luar kota seperti Wonosobo dan banjarnegara. Pada tahun 1985 Putra Lawet mengikuti kompetisi pertamanya yang diselenggarakan di lapangan desa Sebara. Poetra Lawet yang di arsiteki Sutrisno berhasil masuk final kompetisi tersebut meski kalah dari Tuan rumah GASADA Sebara dengan drama adu pinalti.

Pada tanggal 14 Agustus 1993 Putra Lawet berganti nama menjadi PERSADA FC  yang kmudian memilih Sriyadi sebagai ketua umum PERSADA FC. Di tangan Sriyadi PERSADA FC menjadi sebuah tim yang ditakuti di wilayah Sadang. Pemain-pemain pada saat itu seperti Hendro Sudiono(GK), Muslih (CB), Samad (CB), Hidayat(SB), Yusuf Bakri (SB), Suroso(DMF), Tolibin(AMF), Khalwani (LMF),Wawan Riyadi (RMF), Bambang Rintoko(CF),Mujahid(CF) dan masih banyak yang lain.  

Setelah vakum beberapa tahun karena sebagian besar pemuda-pemuda PERSADA FC hijrah ke ibu kota, akhirnya pada tahun 2009 Karang Taruna Desa sadangkulon mengadakan musyawarah dan memilih Arif widodo sebagai ketua umum PERSADA, dan memilih Dhani Umarsyah sebagai Manager Tim Persada FC. Setelah resmi menjadi Ketua Umum Persada FC, Arief Widodo memilih pemuda-pemuda sadang untuk masuk ke tim PERSADA. Bukan hanya tim senior tapi ada juga tim yunior PERSADA yang rata-rata mempunyai usia dibawah 19 tahun.

Tim senior masih diperkuat pemuda-pemuda lama, seperti Bambang Rintoko dan Wawan. Ditangan manager Dhany Umarsyah tim senior PERSADA tidak mengalami perubahan skuad secara signifikan. Bang DU masih mengandalkan pemain-pemain lama seperti Kang Sisu yang setia menjadi penjaga gawang, ada juga Randy, Agus Tipleng, Saring Firmansyah, dan Tony yang selalu menjadi benteng pertahanan terkuat sejagad raya. Di Timnas Indonesia ada nama Firman Utina sebagai pengatur serangan dan Ahmad Bustomi yang menjaga kedalaman di Persada Fc juga ada duet antara Bambang Rintoko dan Wawan yang selalu menjadi motor serangan dari Tim Persada FC. Tony Ramadhan dan Bary Priatin menjadi sprinter di sisi sayap Persada dan duet mengerikan antara Printo dan Wawan Air yang selalu menjadi momok bagi pertahanan lawan. Selain pemain tersebut ada juga Yusuf Bakrie, Guruh ,Chandra, yang selalu siap jika diperlukan. Sedangkan tim Yunior Persada Fc dihuni anak anak muda berbakat seperti Bejho, Adit ,Andra, Pupun, dan masih banyak yang lain.

Image

Persada FC hanya tim desa yang tidak mengikuti liga profesional, hanya tim yang mengikuti pertandingan antar kampung namun sangat di banggakan khususnya di desa Sadangkulon.

Komentar
  1. Himawan A Candra mengatakan:

    hooh ndel
    men isa muncul ng google kpie ndel?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s